DPRD Lahat Pimpin Rapat Koordinasi Bahas Pemadaman Listrik, PLN dan PTBA Turut Dilibatkan

Pena Keadilan News | Kabupaten Lahat

Pewarta: Herawan

LAHAT, 19 Oktober 2026 — Persoalan seringnya gangguan dan pemadaman listrik yang dikeluhkan masyarakat Kabupaten Lahat menjadi perhatian dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi, S.T., M.Si., M.M., Senin (19/10/2026). Pertemuan tersebut melibatkan sejumlah unsur, termasuk perwakilan masyarakat, PT Bukit Asam (PTBA), dan PT PLN (Persero), guna membahas persoalan pasokan listrik serta mencari langkah penyelesaian.

Rapat koordinasi ini dihadiri Ketua GNPK RI Sumatera Selatan, Aprizal Muslim, yang hadir sebagai perwakilan masyarakat, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat, serta perwakilan PTBA dan PLN. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat membuka ruang dialog untuk mengidentifikasi persoalan sekaligus mendorong perbaikan pelayanan kelistrikan di Kabupaten Lahat.

Dalam pembahasan, peserta rapat menyoroti gangguan dan pemadaman listrik yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pasokan listrik yang stabil merupakan kebutuhan mendasar, baik bagi rumah tangga, kegiatan usaha, pelayanan publik, maupun aktivitas ekonomi masyarakat.

Forum koordinasi dimanfaatkan untuk bertukar pandangan, menyampaikan keluhan, serta membahas kemungkinan solusi agar pasokan listrik di Kabupaten Lahat dapat lebih stabil dan andal. Namun, persoalan ini tidak cukup diselesaikan melalui pembahasan semata. Diperlukan penelusuran terhadap penyebab gangguan, evaluasi kondisi jaringan dan infrastruktur pendukung, serta langkah teknis yang tepat sesuai hasil pemeriksaan pihak berwenang.

Ketua DPRD Kabupaten Lahat, Fitrizal Homizi, menegaskan pentingnya sinergi dan kerja sama antara pemerintah daerah, perusahaan terkait, dan penyedia layanan listrik. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan energi sekaligus memastikan kebutuhan listrik masyarakat mendapatkan perhatian serius.

Di sisi lain, masyarakat tentu membutuhkan kepastian mengenai langkah konkret yang akan ditempuh untuk mengatasi gangguan berulang tersebut. Penjelasan mengenai penyebab pemadaman, upaya pencegahan, serta mekanisme penanganan ketika gangguan terjadi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan kelistrikan.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penyelesaian persoalan secara terukur dan berkelanjutan. Tindak lanjut dari pihak terkait, terutama dalam aspek teknis dan peningkatan keandalan pasokan, menjadi hal yang perlu dikawal agar aspirasi masyarakat tidak berhenti pada forum pembahasan.

Pena Keadilan News akan terus mencermati perkembangan persoalan ini, termasuk tindak lanjut hasil koordinasi dan langkah yang ditempuh pihak terkait dalam menjawab keluhan masyarakat Kabupaten Lahat.