Pena Keadilan News | Kabupaten Lahat
LAHAT — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Sehat bagi satuan pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kamis (22/10/2026), di Hotel Cendrawasih, Kabupaten Lahat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sekaligus memperkuat penerapan pola hidup sehat di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Niel Aldrin, S.E., M.AP. Turut hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Lahat, Ir. Hj. Sri Meliyana Bursah Zarnubi, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, Dr. H. Baslini, M.Pd., serta sejumlah pejabat di lingkungan Disdikbud Lahat.
Hadir pula jajaran kepala bidang, di antaranya Kepala Bidang Kebudayaan, Kepala Bidang SMP Heriyanto, Kepala Bidang SD Arlan, serta perwakilan bidang lainnya, termasuk bidang PAUD. Kegiatan ini juga diikuti para guru PAUD dari berbagai wilayah di Kabupaten Lahat.
Dalam sambutannya, Niel Aldrin menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan kondusif untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Menurutnya, penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat tidak cukup berhenti pada pemahaman teori, tetapi perlu diwujudkan melalui pembiasaan yang konsisten, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.
“Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat bukan hanya sekadar teori, tetapi harus diterapkan dalam keseharian di sekolah maupun di rumah. Melalui bimtek ini, kami berharap para guru memiliki pemahaman dan kemampuan yang lebih baik dalam menciptakan sekolah yang sehat, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Lahat, Sri Meliyana Bursah Zarnubi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai guru PAUD memiliki peran strategis dalam membangun karakter anak melalui keteladanan dan pembiasaan positif sejak dini.
Menurutnya, pendidikan pada usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter generasi mendatang. Karena itu, guru diharapkan terus memberikan pendampingan dengan kesabaran, keteladanan, dan kasih sayang.
“Mendidik anak sejak usia dini adalah fondasi utama pembangunan karakter bangsa. Teruslah menjadi pendidik yang teladan, sabar, dan penuh kasih sayang bagi putra-putri kita,” pesannya.
Pelaksanaan bimtek ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas tenaga pendidik PAUD dalam menerapkan prinsip sekolah sehat serta membangun kebiasaan positif di lingkungan pendidikan. Penerapan kebiasaan tersebut diharapkan turut mendukung perkembangan anak agar tumbuh sehat, cerdas, mandiri, dan memiliki karakter yang baik.
Keberhasilan program ini tentunya tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis, tetapi juga oleh konsistensi penerapannya setelah kegiatan selesai. Sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar kebiasaan hidup sehat dan pembentukan karakter benar-benar menjadi bagian dari keseharian anak.
Dengan demikian, Bimtek Sekolah Sehat PAUD di Kabupaten Lahat diharapkan tidak sekadar menjadi agenda peningkatan kapasitas tenaga pendidik, tetapi juga menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Pena Keadilan News — Mengungkap Fakta • Menegakkan Keadilan






